PENERAPAN Latar Belakang Plastik adalah suatu senyawa atau benda

PENERAPAN KEBIJAKAN KANTONG PLASTIK
BERBAYAR

(PRO)

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

I.                
PENDAHULUAN

1.1  
Latar Belakang

Plastik adalah suatu senyawa atau benda
yang dapat diartikan sebagai polimer bercabang atau linear yang dapat
dilelehkan, dilunakkan atau bahkan di bentuk dengan suhu tinggi. Maka dapat
disimpulkan bahwa plastik memiliki derajat kekristalan yang lebiih rendah
daripada serat. Plastik sendiri ditemukan oleh seorang ahli kimia Amerika
berkebangsaan Belgia Leo Hendrik Baekeland tepatnya sekitar 1905-1910  Ia yang tadinya hanya seorang pekerja di
sebuah perusahaan yang bergerak di bidang fotografi memiliki ide brilian ini
lalu memulai penilitiannya dengan mereaksikan dua jenis bahan kimia yaitu ‘formaldehid’ dan ‘fenol’. Dengan hati-hati ia memanaskannya, mengontrol suhu dan
tekanannya. Maka terbentuklah suatu bahan yang dapat dipilin atau di bentuk
yaitu bahan yang sekarang kita pergunakan sehari-hari, Plastik. Kegunaan
Plastik yang terbilang praktis dan murah sebagai alat bantu dalam kegiatan
manusia sehari-hari nyatanya membawa dampak negatif bagi kesehatan dan
lingkungan sekitar.

 

1.2  
Rumusan Masalah

1. Apa dampak positif dan negatif
keberadaan plastik?

2. Bagaimana cara mempengaruhi warga
masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik?

3. 
Apa keuntungan penerapan kebijakan kantong plastik berbayar?

 

1.3 Tujuan Penulisan

1. Mengetahui
dampak-dampak dari penggunaan plastik.

2. Mengajak warga masyarakat untuk lebih peduli pada lingkungan sehingga
mengurangi penggunaan plastik.

3. Memahami keuntungan
dari penerapan kebijakan kantong plastik berbayar.

 

 

 

II.            
ISI

2.1 Mengetahui dampak-dampak dari penggunaan plastik

2.1.1 Dampak Positif

·        
Menjaga produk pangan
tetap bersih, terlindung dari kotoran dan kontaminasi.

·        
Menjaga produk pangan
dari kerusakan fisik, perubahan kadar air dan pengaruh sinar.

·        
Memudahkan dalam
penanganan, pengangkutan dan distribusi.

·        
Menyeragamkan produk
pangan dalam ukuran, bentuk, dan kuantitas yang sesuai dengan standar.

·        
Menampakkan
identifikasi, informasi, daya tarik dan tampilan yang jelas dari bahan pangan
yang dikemas sehingga dapat membantu promosi dan penjualan.

·        
Memberikan informasi
melalui sistem labelling, bagaimana cara penggunaan produk, tanggal kadaluarsa
dan lain-lain.

2.1.2       
Dampak Negatif

·        
Polimer plastik tidak
mudah terurai mengakibatkan penumpukkan limbah hal ini tentunya mencemari
lingkungan.

·        
Perubahan ekosistem
terkait limbah plastik.

·        
Penanganan limbah
plastik yang membawa dampak negatif.

·        
Menyebabkan pencemaran
polusi tanah.

·        
 Penyumbatan Saluran air yang berujung pada
banjir.

·        
Timbul penyakit baru
efek dari penggunaan plastik.

 

2.2 Cara Mengajak Warga Masyarakat Mengurangi Penggunaan
Plastik

 

      Mengadakan penyuluhan, sosialkan dampak dari penggunaan plastik
yang berlebihan, memulai gerakan ‘Zero
Waste’, menciptakan suatu trend baru dalam hal pengurangan penggunaan
plastik dan penerapan kebijakan kantog plastik berbayar.

2.3  Keuntungan penerapan kebijakan
kantong plastik berbayar

2.3.1 Dampak positif

 Masyarakat lebih
peduli terhadap lingkunganMengurangi jumlah sampah plastik Kantong
plastik berbayar dapat mengurangi pemakaian plastik Kantong
plastik berbayar dapat mengurangi daur ulang plastikMengurangi biaya
penanganan limbah plastik (insenerasi)

III.         PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Kebijakan kantong plastik berbayar yang di cetuskan
pemerintah bisa dikatakan efektif dalam hal pengurangan  penggunaan plastik. Plastik sendiri tidak akan menjadi sebuah
permasalahan yang kompleks jika pembuangan limbah tidak sembarang dan
penggunaan tidak berlebihan. Warga masyarakat yang masih acuh tak acuh terhadap
permasalahan lingkungan akan sedikit demi sedikit melihat dan peduli sehingga
ikut membantu namun hal ini membutuhkan pemicu. Hal yang akan memicu kepedulian
masyarakat tentunya dengan penerapan kantong plastik berbayar karena kebijakan
ini tentunya akan mempengaruhi sektor ekonomi masyarakat.

 

3.2 Saran

                                    Memang kebijakan kantong plastik
berbayar bisa terbilang efektif namun sayangnya harga Rp. 200,- yang ditetapkan
terlalu rendah sehingga belum bisa mempengaruhi pola pikir masyarakat. Saran
saya pemerintah seharusnya menetapkan harga sekisar Rp. 2000,- karena dengan
harga yang lumayan tinggi tentunya akan membuat para masyarakat berfikir dua
kali sebelum menggunakan plastik.