Di dengan menjadi seorang youtuber macam Chandraliow, Agung Hapsah,dll,

Di zaman globalisasi saat ini banyak informasi mengenai isu-isu dalam maupun luar negeri yang dapatdiakses dengan mudahnya melalui berbagai macam platform, kehidupan kita tidaklah lepas dariteknologi dan informasi, kita tidak dapat menghindarinya karena hal itu adalah tuntutan zaman yangharus kita ikuti baik senang maupun terpaksa. Globalisasi tidak hanya terjadi di Negara kita, namun jugadi seluruh belahan dunia lainnya, tanpa adanya pengecualian dengan adanya globalisasi ini akanmenimbulkan suatu dampak dalam perilaku kehidupan masyarkat baik positif maupun negatif. Denganadanya globalisasi masyarakat dituntut untuk memiliki filter dalam mengabsorpsi arus globalisasi yang -tidak mungkin terbendung. Oleh karena itu nilai-nilai dalam masyarakat perlu dipegang teguh dalammengahadapi era globalisasi sebagai tameng.Generasi millennial atau sering menyebut diri mereka sebagai “kids jaman now”, tentu paham betulmengenai gadget-gadget yang ada dalam genggaman mereka, berbagai macam media sosial menjadisebuah ajang untuk menyampaikan isi hati dan sebagian menggunakannya untuk ajang berbisnis secaraonline. Tidak sedikit dari mereka yang memanfaatkan platform semacam youtube demi mendapatkanpundi-pundi rupiah dengan menjadi seorang youtuber macam Chandraliow, Agung Hapsah,dll, banyakcontoh dari para generasi millennial yang sukses menjadi orang terkenal melalui media sosial. Namun,ada dampak negatif globalisasi yang menjadi sebuah ironi, dimana logika masyarakat secara mayoritasmudah untuk diaduk-aduk, impian akan hidup kaya dan sukses secara instan, sebuah masyarakat utopiayang terkadang mendahulukan ego syahwat ketimbang hati nurani demi mencapai kesuksesan instan.Dari beberapa contoh diatas memang menyuguhkan suatu kebanggaan namun juga menajdi sebuahironi di sisi lain. Perlu disadari bahwa kita wajib memiliki strategi dalam menghadapi pertempuranmodern yang tidak menggunakan kekuatan militer untuk dapat menaklukan suatu Negara ataupunmeraih kekuasaan atas orang lain, namun dengan teknologi dan informasilah kita akan menjadi sebuahkomunitas yang tangguh, sebuah strategi yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang, sebuah identitasdiri yang melekat di hati, nilai-nilai yang tidak boleh dilupakan, bahkan harus ada sepanjang zaman.Strategi yang sebenarnya sudah kita ketahui, kita pelajari dan bahkan hafal, namun kita tidak menyadarihal tersebut. Disinilah kesadaran kita sebagai seorang yang memiliki akal budi diuji, sadarkah kita akansesuatu yang remeh tersebut? Pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh masing-masing individu denganmerefleksikan diri kita untuk menyadarinya. Akhlak dan budi pekerti adalah hal yang menjadi prioritasdalam mengahadapi globalisasi agar dampak negatif dapat diminimalisir sebanyak mungkin, nilai-nilaidalam masyarakat menjadi patokan dalam mengikuti perkembangan zaman, budaya-budaya yangberagam perlu dilestarikan agar era modern ini bukan menjadi sebuah momok, ataupun hal yangmenghambat kita untuk mencapai kesuksesan.